Minggu, 05 Mei 2013
Sabtu, 09 Maret 2013
Daftar Penerima Beasiswa Bidik Misi Tahun 2011
00.58
No comments
Penerima Beasiswa Bidik Misi
Tahun Lulus 2011
SMA Kyai Ageng Basyariyah
Nama : Muhammad Faishal Fadlie
Fakultas : Ilmu Sosial
Jurusan : Sejarah
Prodi : Ilmu Sejarah
Universitas Negeri Malang
Nama : Noer Cholis
Jurusan : Syariah
IAIN Sunan Ampel Surabaya
Nama : Agus Wahyudi
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Manajemen
Prodi : S1 Pendidikan Tata Niaga
Universitas Negeri Malang
Jumat, 08 Maret 2013
19.55
No comments
Foto Rektor Universitas Muhammadiyah Malang
Bersama Kepala Sekolah dan Guru-Guru berserta Staff Tata Usaha
SMA KYAI AGENG BASYARIYAH SEWULAN
DAGANGAN MADIUN
Kemah Pramuka
19.39
No comments
KEMAH PRAMUKA
DESA KLECO KECAMATAN WUNGU KAB.MADIUN
Lokasi : Lapangan Desa Kleco,Kec,Wungu
Kumpul Bareng
Diskusi
SMS pacare dewe-dewe
Hary
Budal Mandi
Api Unggun
Menunggu Sarapan Pagi
Api Unggun
Penjelajahan Ng Sawah
Foto Bersama Study Tour
19.24
No comments
ALUMNI SMA KYAI AGENG BASYARIYAH
STUDY TOUR JOGJA DAN JAWA TENGAH
TGL 20 OKTOBER 2010
Foto Bersama : Pak Taufiq,Pak Sofiyan, Bu Erni
Lokasi : Pantai Parangtritis, Jogja
Foto Bersama : No Pendik ,Nur Wakid, Hendri Juniar,Alfan F.,Edi,Fendi,dan Agus Wahyudi
Lokasi : Candi Borobudur,Magelang
Foto bersama : Irfan, Wakid, Dedy dan sebagainya
Lokasi : Pantai Parangtritis, Jogja
Foto Besama
Lokasi : Candi Borobudur,Magelang, jateng
Bersama : Endra, Baktiar, Wakid, Faisal, Edi, dan Alfan
Bersama : Lusiana, Faisal, Ariska
Bersama : pak Sopiyan
Bersama : Pak Sofyan, Pak Taufiq, Bu Erni
Sepak Bola
Borobudur
Lokasi : Pantai Parangtritis
Borobudur Temple
DAFTAR SISWA ANGKATAN 2011
18.25
No comments
DAFTAR SISWA SMA KYAI AGENG BASYARIYAH ANGKATAN 2011
NO
|
NAMA SISWA
|
1
|
AHMAD
SUGIANTO
|
2
|
ALFAN
FEBRIAN WINDANA
|
3
|
HENDRI
JUNIAR PURWANTO
|
4
|
AGUS
WAHYUDI
|
5
|
AHMAD AZAM
FUATDY
|
6
|
FAJAR
SHODIQ
|
7
|
ARIS
SETIWAN
|
8
|
IRFAN
MUHAJIRIN
|
9
|
MUH.FAISAL
FADLIE
|
10
|
NO PENDIK
|
11
|
HARI
SANTOSO
|
12
|
RAGIL
SANTOSO
|
13
|
SETYA
BAKTYAR
|
14
|
FENDI
HERMAWAN
|
15
|
NOER
CHOLIS
|
16
|
EDI
SETIAWAN
|
17
|
PRIYO
ATMAJA
|
18
|
PUTUT
PRASETYO
|
19
|
NUR WAKID
|
20
|
DEDY
SUPRAMONO
|
21
|
ENDRA WIJAYA KUSUMA
|
22
|
PUJI
LESTARI
|
23
|
NAHDATUL
KHASANAH
|
24
|
NIKMATUL
KHASANAH
|
25
|
BINTI .C
|
26
|
NIA
FITANTRI
|
27
|
ARISKA
MAQFIROH
|
28
|
LIA AGUSTINA
|
29
|
LUSSIANA
|
30
|
IMRO’ATUSHOLIHAH
|
31
|
RITA
SULISTIYANI
|
32
|
GALIH
MUSTIKA NINGRUM
|
WALI KELAS
BU ERNI
KATA PENGANTAR KEPSEK
17.39
No comments
KATA PENGANTAR
Salah satu yang menonjol dalam sistem pendidikan di Indonesia adalah pergantian kurikulum yang relatif cepat. Dalam satu dasawarsa terakhir ini, kita mengenal Kurikulum 1994, disusul kemudiaan Kurikulum 2004 yang populer sebagai Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Pada tahun 2006 terjadi pergantian kurikulum yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP ini secara bertahap diberlakukan mulai dari kelas X. Hal ini menandakan bahwa sistem pendidikan kita sedang mencari bentuk. Grand design pendidikan yang baku dan bersifat strategis belum tercipta.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang digagas pemerintah dan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Peraturan Menteri No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006, pada prinsipnya menempatkan lembaga sekolah atau satuan pendidikan pada posisi yang memiliki tingkat otonomi yang cukup tinggi. Artinya, satuan pendidikan mendapat dan/atau diberi kebebasan untuk merancangbangun kurikulum sendiri yang dinilai lebih relevan dan mendasar disampaikan kepada peserta didik dalam rangka menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang cerdas, kreatif, dan bermoral.
Pemberian otonomi atau kebebasan yang luas kepada sekolah untuk merancang kurikulum sendiri sesungguhnya merupakan tantangan tersendiri setiap satuan pendidikan. Apakah masing-masing satuan pendidikan mampu merancangbangun kurikulum sendiri secara lebih baik dan dapat diterapkan dengan baik berikut dapat membuat suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan serta menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas, kelak akan terlihat hasilnya setelah beberapa tahun diimplementasikan.
Bagi SMA Kyai Ageng Basyariyah, KTSP menjadi momentum penting dalam rangka memicu diri untuk berbuat lebih kreatif untuk men-design kurikulum sendiri yang benar-benar dapat menjadi instrumen utama pembelajaran yang bermutu sekaligus dapat memperkuat Otonomi Pendidikan yang inheren dalam paket Otonomi Daerah.
Madiun, 10 Juli 2010
Kepala SMA Kyai Ageng Basyariyah,
H. AHMAD NUZUL, S.Pd
Langganan:
Komentar (Atom)




































