.quickedit{display:none;}

Páginas

Pages

Minggu, 05 Mei 2013

ALBUM SOSIALISASI 
SMPN 1 DAGANGAN & MTSN SEWULAN
MADIUN
















Sabtu, 09 Maret 2013

Daftar Penerima Beasiswa Bidik Misi Tahun 2011

Penerima Beasiswa Bidik Misi
Tahun Lulus 2011
SMA Kyai Ageng Basyariyah


Nama : Muhammad Faishal Fadlie
Fakultas : Ilmu Sosial
Jurusan : Sejarah
Prodi : Ilmu Sejarah
Universitas Negeri Malang


Nama : Noer Cholis
Jurusan : Syariah
IAIN Sunan Ampel Surabaya



Nama : Agus Wahyudi
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Manajemen
Prodi : S1 Pendidikan Tata Niaga
Universitas Negeri Malang

Jumat, 08 Maret 2013

Foto Rektor Universitas Muhammadiyah Malang 
 Bersama Kepala Sekolah dan Guru-Guru berserta Staff Tata Usaha 
SMA KYAI AGENG BASYARIYAH SEWULAN 
DAGANGAN MADIUN


Kemah Pramuka

KEMAH PRAMUKA
DESA KLECO KECAMATAN WUNGU KAB.MADIUN


Lokasi : Lapangan Desa Kleco,Kec,Wungu


Kumpul Bareng



Diskusi

SMS pacare dewe-dewe


Hary 



Budal Mandi



Api Unggun


Menunggu Sarapan Pagi


Api Unggun



Penjelajahan Ng Sawah

Foto Bersama Study Tour

ALUMNI SMA KYAI AGENG BASYARIYAH
STUDY TOUR JOGJA DAN JAWA TENGAH
TGL 20 OKTOBER 2010


Foto Bersama : Pak Taufiq,Pak Sofiyan, Bu Erni
Lokasi : Pantai Parangtritis, Jogja


Foto Bersama : No Pendik ,Nur Wakid, Hendri Juniar,Alfan F.,Edi,Fendi,dan Agus Wahyudi
Lokasi : Candi Borobudur,Magelang


Foto bersama : Irfan, Wakid, Dedy dan sebagainya
Lokasi : Pantai Parangtritis, Jogja


Foto Besama
Lokasi : Candi Borobudur,Magelang, jateng


Bersama : Endra, Baktiar, Wakid, Faisal, Edi, dan Alfan


Bersama : Lusiana, Faisal, Ariska


Bersama : pak Sopiyan


Bersama : Pak Sofyan, Pak Taufiq, Bu Erni


Sepak Bola


Borobudur 


Lokasi : Pantai Parangtritis


Borobudur Temple


AGENDA HARI SENIN
CEREMONY FLAG INDONESIAN

DAFTAR SISWA ANGKATAN 2011

DAFTAR SISWA SMA KYAI AGENG BASYARIYAH ANGKATAN 2011


NO
NAMA SISWA
1
AHMAD SUGIANTO
2
ALFAN FEBRIAN WINDANA
3
HENDRI JUNIAR PURWANTO
4
AGUS WAHYUDI
5
AHMAD AZAM FUATDY
6
FAJAR SHODIQ
7
ARIS SETIWAN
8
IRFAN MUHAJIRIN
9
MUH.FAISAL FADLIE
10
NO PENDIK
11
HARI SANTOSO
12
RAGIL SANTOSO
13
SETYA BAKTYAR
14
FENDI HERMAWAN
15
NOER CHOLIS
16
EDI SETIAWAN
17
PRIYO ATMAJA
18
PUTUT PRASETYO
19
NUR WAKID
20
DEDY SUPRAMONO
21
ENDRA WIJAYA KUSUMA
22
PUJI LESTARI
23
NAHDATUL KHASANAH
24
NIKMATUL KHASANAH
25
BINTI .C
26
NIA FITANTRI
27
ARISKA MAQFIROH
28
LIA AGUSTINA
29
LUSSIANA
30
IMRO’ATUSHOLIHAH
31
RITA SULISTIYANI
32
GALIH MUSTIKA NINGRUM

WALI KELAS


BU ERNI


KATA PENGANTAR KEPSEK




KATA PENGANTAR


Salah satu yang menonjol dalam sistem pendidikan di Indonesia adalah pergantian kurikulum yang relatif cepat. Dalam satu dasawarsa terakhir ini, kita mengenal Kurikulum 1994, disusul kemudiaan Kurikulum 2004 yang populer sebagai Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Pada tahun 2006 terjadi pergantian kurikulum yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP ini secara bertahap diberlakukan mulai dari kelas X. Hal ini menandakan bahwa sistem pendidikan kita sedang mencari bentuk. Grand design pendidikan yang baku dan bersifat strategis belum tercipta.

            Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang digagas pemerintah dan ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Peraturan Menteri No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006, pada prinsipnya menempatkan lembaga sekolah atau satuan pendidikan pada posisi yang memiliki tingkat otonomi yang cukup tinggi. Artinya, satuan pendidikan mendapat dan/atau diberi kebebasan untuk merancangbangun kurikulum sendiri yang dinilai lebih relevan dan mendasar disampaikan kepada peserta didik dalam rangka menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang cerdas, kreatif, dan bermoral.

            Pemberian otonomi atau kebebasan yang luas kepada sekolah untuk merancang kurikulum sendiri sesungguhnya merupakan tantangan tersendiri setiap satuan pendidikan. Apakah masing-masing satuan pendidikan mampu merancangbangun kurikulum sendiri secara lebih baik dan dapat diterapkan dengan baik berikut dapat membuat suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan serta menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas, kelak akan terlihat hasilnya setelah beberapa tahun diimplementasikan.

            Bagi SMA Kyai Ageng Basyariyah, KTSP menjadi momentum penting dalam rangka memicu diri untuk berbuat lebih kreatif untuk men-design kurikulum sendiri yang benar-benar dapat menjadi instrumen utama pembelajaran yang bermutu sekaligus dapat memperkuat Otonomi Pendidikan yang inheren dalam paket Otonomi Daerah.



Madiun,  10 Juli 2010
Kepala SMA Kyai Ageng Basyariyah,






H. AHMAD NUZUL, S.Pd